Skincare Remaja Cowok: Mulai Umur Berapa dan Apa Saja yang Boleh Dipakai?

ABBY AND GAIL - Skincare remaja cowok sebenarnya bisa mulai dipakai ketika memasuki masa pubertas, terutama saat wajah mulai lebih berminyak, muncul komedo, atau jerawat mulai datang.
Namun, kamu nggak perlu langsung punya skincare satu rak penuh. Facial wash yang gentle, moisturizer, dan sunscreen sudah cukup untuk membangun basic skincare routine.
Saat pubertas, perubahan hormon dapat meningkatkan produksi minyak dan memicu blackheads, breakout, serta kulit yang terasa lebih oily.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan kulit remaja mulai berbeda dibanding saat masih anak-anak.
American Academy of Dermatology (AAD) juga menyarankan rutinitas sederhana dengan cleanser, moisturizer, dan perlindungan matahari sebagai fondasi perawatan kulit remaja.
Jadi, skincare buat cowok bukan soal ikut tren atau harus punya kulit yang super mulus. Fokus utamanya jauh lebih simpel: jaga kulit tetap bersih, lembap, terlindungi, lalu tangani masalah tertentu kalau memang muncul.
Remaja Cowok Mulai Skincare Umur Berapa?
Masa pubertas menjadi waktu yang masuk akal untuk mulai membangun basic skincare, terutama ketika produksi minyak meningkat atau mulai muncul jerawat dan komedo.
Jerawat sendiri memang sangat umum pada usia remaja. HealthyChildren dari American Academy of Pediatrics menyebut sekitar 85% orang mengalami acne saat remaja.
Sementara itu, NHS mencatat jerawat pada laki-laki paling umum terjadi pada rentang usia 16–19 tahun.
Karena itu, jangan menunggu sampai jerawat banyak baru mulai merawat wajah. Kamu bisa membangun kebiasaan sederhana sejak awal.
Basic Skincare Remaja Cowok, Apa Saja?
Basic Skincare | Fungsi Utama | Waktu Pakai |
Facial wash | Membersihkan minyak, keringat, dan kotoran | Pagi & malam sesuai kebutuhan |
Moisturizer | Menjaga kelembapan kulit | Pagi & malam |
Sunscreen SPF ≥30 | Membantu melindungi kulit dari sinar UV | Pagi/siang |
Acne treatment | Membantu menangani jerawat | Jika dibutuhkan |
Tiga produk pertama sudah bisa menjadi fondasi routine sehari-hari.
Setelah kulit terbiasa, barulah kamu mempertimbangkan produk tambahan berdasarkan masalah yang benar-benar ingin ditangani.
1. Mulai dari Facial Wash yang Gentle
Pilih cleanser yang gentle dan non-abrasive. Hindari kebiasaan menggosok wajah terlalu keras karena cara tersebut justru bisa memicu iritasi.
AAD menyarankan pemilik kulit acne-prone membersihkan wajah secara lembut hingga dua kali sehari dan setelah banyak berkeringat.
HealthyChildren juga menyarankan remaja menggunakan gentle cleanser dan menghindari scrub kasar.
Apakah cowok boleh sering cuci muka karena berminyak?
Jangan berlebihan. Wajah yang terasa oily bukan berarti harus dicuci berkali-kali sepanjang hari.
NHS justru menyebut mencuci area berjerawat lebih dari dua kali sehari dapat mengiritasi kulit dan memperburuk gejala.
Jadi, jangan mencoba "mengeringkan" minyak dengan mencuci wajah terus-menerus.
2. Tetap Pakai Moisturizer Meski Kulit Berminyak
Nah, bagian ini sering dilewatkan. Banyak remaja cowok menganggap moisturizer cuma dibutuhkan kulit kering. Padahal, kulit berminyak dan acne-prone tetap membutuhkan kelembapan.
Cari pelembap dengan tekstur yang nyaman. Untuk wajah yang mudah berjerawat, kamu juga bisa mempertimbangkan produk berlabel non-comedogenic agar tidak mudah menyumbat pori.
Sementara itu, kulit yang gampang sensitif bisa memilih moisturizer sederhana dan fragrance-free untuk mengurangi kemungkinan iritasi.
AAD merekomendasikan pelembap fragrance-free sebagai bagian dari basic routine untuk kulit usia muda.
3. Sunscreen Nggak Cuma Buat Cewek
Masih suka skip sunscreen karena merasa nggak perlu?
Saat berangkat sekolah, olahraga outdoor, nongkrong, atau beraktivitas di luar ruangan, kulit tetap terpapar sinar ultraviolet.
AAD merekomendasikan broad-spectrum, water-resistant sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Untuk kulit yang mudah berjerawat, cari juga keterangan non-comedogenic atau "won't clog pores".
Pakai sunscreen sebagai langkah terakhir skincare pagi. Kemudian, sesuaikan reapplication dengan aktivitas dan petunjuk penggunaan produknya.

Kalau Remaja Cowok Jerawatan, Harus Pakai Apa?
Jerawat merupakan salah satu alasan paling umum remaja mulai mencari skincare.
Perubahan hormon saat pubertas dapat meningkatkan minyak di kulit sehingga pori lebih mudah tersumbat.
Namun, jerawat bukan berarti wajahmu "kotor". HealthyChildren menjelaskan bahwa acne tidak bisa dihilangkan hanya dengan menggosok kulit karena masalahnya berkaitan dengan minyak dan proses di dalam pori.
Untuk acne ringan, beberapa bahan yang umum digunakan antara lain.
Salicylic Acid
Bahan ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk kulit acne-prone. AAD menyebut salicylic acid dapat dipertimbangkan pada masa remaja untuk membantu acne prevention.
Namun, jangan langsung menumpuknya dengan berbagai exfoliating product lain.
Benzoyl Peroxide
Benzoyl peroxide juga umum digunakan untuk menangani acne.
HealthyChildren membahas bahan ini sebagai salah satu pilihan perawatan jerawat remaja, sementara NHS menyebut produk berkonsentrasi rendah dapat direkomendasikan untuk mild acne.
Tetap ikuti petunjuk penggunaan karena bahan aktif dapat menyebabkan kulit kering atau iritasi pada sebagian orang.
Apa yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Remaja Cowok?
Punya skincare lebih banyak belum tentu bikin kulit lebih bagus.
Justru, salah satu masalah yang perlu dihindari adalah memakai terlalu banyak produk aktif hanya karena sedang viral.
1. Jangan Asal Ikut Skincare Viral
Temanmu cocok pakai satu produk bukan berarti kulitmu akan memberikan respons yang sama.
Kenali dulu masalah kulit yang ingin kamu atasi.
Setelah itu, pilih produk berdasarkan kebutuhan tersebut.
2. Hindari Scrub Kasar
Scrubbing keras bukan jalan pintas untuk membersihkan jerawat atau komedo.
Sebaliknya, gesekan berlebihan dapat mengiritasi kulit.
AAD dan HealthyChildren sama-sama menganjurkan gentle cleansing serta menghindari abrasive atau gritty scrub pada kulit acne-prone.
3. Jangan Tumpuk Banyak Bahan Aktif
Salicylic acid, benzoyl peroxide, exfoliating acid, dan retinoid memiliki fungsi masing-masing.
Masalah muncul ketika kamu mencoba semuanya sekaligus tanpa memahami toleransi kulit.
AAD mengingatkan bahwa bahan aktif yang terlalu keras pada kulit usia muda dapat menyebabkan kemerahan, rasa terbakar, atau peeling.
Dalam kondisi tertentu, dokter kulit memang dapat merekomendasikan retinoid atau salicylic acid untuk remaja, tetapi pemakaiannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit.
3. Jangan Pencet Jerawat
Kelihatannya satisfying, tapi efeknya bisa bikin nyesel.
Memencet atau mengorek jerawat dapat membuatnya lebih lama sembuh sekaligus meningkatkan risiko bekas jerawat dan dark spots.
5. Jangan Gonta-ganti Produk Terlalu Cepat
Baru tiga hari pakai skincare, jerawat belum hilang, lalu langsung pindah produk?
Hindari kebiasaan tersebut. Perawatan acne membutuhkan waktu, sedangkan terlalu sering mencoba produk baru justru bisa mengiritasi kulit dan memicu breakout.
Routine Skincare Remaja Cowok yang Simpel
Kalau masih bingung, mulai dari rutinitas ini:
Pagi
Gentle Facial Wash → Moisturizer → Sunscreen SPF 30+
Untuk sunscreen yang sudah memberikan kelembapan cukup pada kulitmu, kebutuhan moisturizer terpisah bisa disesuaikan dengan kondisi kulit dan formula produk.
Malam
Gentle Facial Wash → Moisturizer
Punya acne ringan? Tambahkan acne treatment yang sesuai secara bertahap, bukan lima active ingredients sekaligus.
Pilih Skincare Remaja Cowok Berdasarkan Kondisi Kulit
Setiap remaja punya kebutuhan berbeda. Karena itu, jangan memilih skincare hanya berdasarkan gender atau produk yang sedang ramai.
Kondisi Kulit | Yang Bisa Dicari |
Berminyak | Gentle cleanser, moisturizer ringan, sunscreen non-comedogenic |
Mudah berjerawat | Non-comedogenic skincare, acne treatment sesuai kebutuhan |
Kering | Gentle cleanser + moisturizer yang cukup melembapkan |
Sensitif | Formula gentle dan fragrance-free |
Normal | Basic cleanser, moisturizer, sunscreen |
Dengan pendekatan tersebut, kamu bisa membangun rutinitas berdasarkan kondisi kulit, bukan sekadar mengikuti tren.
Apakah Remaja Cowok Boleh Pakai Serum?
Boleh, tetapi serum bukan basic skincare yang wajib dimiliki semua remaja.
Selesaikan dulu tiga kebutuhan utama: cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Setelah itu, serum bisa ditambahkan kalau memang ada concern tertentu yang ingin ditangani.
Dengan begitu, kamu juga lebih mudah mengetahui produk mana yang cocok atau justru menyebabkan iritasi.
Apakah Remaja Cowok Boleh Pakai Retinol?
Pertanyaan ini membutuhkan sedikit konteks.
Remaja tidak perlu menggunakan retinol hanya untuk mengikuti tren anti-aging. Namun, retinoid tertentu memang digunakan dalam dermatologi untuk menangani acne dan dapat direkomendasikan untuk remaja pada kondisi tertentu.
Kapan Harus ke Dokter Kulit?
Basic skincare tidak selalu cukup untuk semua masalah jerawat.
Segera pertimbangkan konsultasi profesional kalau jerawat terasa berat, nyeri, berbentuk nodul atau kista, meninggalkan bekas, atau tidak membaik meski sudah dirawat dengan benar.
FAQ Skincare Remaja Cowok
Umur berapa cowok boleh mulai skincare?
Basic skincare dapat mulai diperkenalkan menjelang dan saat pubertas. Fokuskan rutinitas pada gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Ketika hormon mulai meningkatkan produksi minyak atau menimbulkan jerawat, produk tambahan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Skincare apa saja yang wajib untuk remaja cowok?
Mulai dari facial wash, moisturizer, dan sunscreen SPF 30+. Kamu tidak membutuhkan banyak serum atau toner untuk memiliki basic skincare routine yang baik.
Apakah remaja cowok perlu sunscreen?
Ya. AAD merekomendasikan broad-spectrum sunscreen SPF 30 atau lebih tinggi untuk perlindungan harian.
Apakah kulit berminyak tetap perlu moisturizer?
Tetap perlu menjaga kelembapan kulit. Pilih tekstur yang nyaman dan pertimbangkan formula non-comedogenic jika mudah berjerawat.
Apakah jerawat remaja berarti wajah kurang bersih?
Nggak. Acne tidak sekadar terjadi karena kotoran di permukaan wajah. Karena itu, menggosok atau mencuci wajah terlalu sering bukan solusi dan justru dapat menyebabkan iritasi.
Apakah skincare cowok dan cewek harus berbeda?
Nggak harus. Pemilihan skincare lebih penting disesuaikan dengan jenis kulit, masalah kulit, formula, dan toleransi masing-masing, bukan sekadar label gender.
Jadi, Skincare Remaja Cowok Nggak Perlu Ribet
Memulai skincare remaja cowok sebenarnya jauh lebih simpel daripada yang terlihat di media sosial.
Bangun dulu basic routine menggunakan facial wash yang gentle, moisturizer, dan sunscreen. Setelah itu, tambahkan produk acne treatment hanya ketika memang dibutuhkan.
Alih-alih mengejar skincare viral, fokuslah memahami kondisi kulit sendiri. Rutinitas yang sederhana tetapi konsisten jauh lebih mudah dijalankan daripada punya banyak produk yang akhirnya jarang dipakai.
Cari Skincare Cowok Sesuai Kebutuhanmu di Abby and Gail
Masih bingung menentukan facial wash, moisturizer, atau sunscreen yang cocok?
Kamu bisa eksplor pilihan Men's Care dan skincare pria di Abby and Gail sesuai kebutuhan kulitmu. Mulai dari basic skincare dulu, lalu pilih produk tambahan berdasarkan concern yang memang ingin kamu atasi.
Abby and Gail — A Beauty Store for Everyone, Curated for You.



