Event6 menit baca

Event Sekolah Seru di SMKN 11 Bandung: Mini Class Content Creator Bareng Abby and Gail

A
Penulis
Abby and Gail
event sekolah abby and gail di SMKN 11 Bandung
event sekolah abby and gail di SMKN 11 Bandung

ABBY AND GAIL - Event sekolah Abby and Gail Goes to School resmi hadir di SMKN 11 Bandung pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Lewat acara bertajuk AGoes to School Semester 1, Abby and Gail mengajak siswa-siswi belajar menjadi content creator sejak usia remaja melalui mini class yang edukatif, interaktif, dan tetap seru.

Dalam kunjungan pertamanya ini, Abby and Gail menghadirkan Daniel Sandhika, General Manager Abby and Gail, sebagai pembicara utama.

Daniel membagikan materi seputar cara memulai perjalanan sebagai content creator, menyusun ide konten, hingga membuat hook yang mampu menarik perhatian audiens sejak detik pertama.

Selain mini class, peserta juga mengikuti sharing session, games, serta berbagai aktivitas yang membuat suasana acara terasa lebih hidup.

Abby and Gail Goes to School merupakan program edukasi yang menggabungkan materi content creation, self-care, games, dan aktivitas komunitas untuk remaja.

Pada edisi pertamanya di SMKN 11 Bandung, siswa-siswi belajar membuat konten yang menarik, memahami pentingnya hook, mengikuti permainan interaktif, serta mendapatkan berbagai hadiah mulai dari voucher skin analyzer, voucher belanja, hingga produk gratis.

Belajar Jadi Content Creator Sejak Remaja

Dunia content creation sekarang semakin dekat dengan kehidupan remaja. Banyak siswa sudah aktif menggunakan TikTok, Instagram, maupun platform digital lainnya.

Namun, belum semuanya memahami cara menyusun konten yang menarik dan tetap punya tujuan.

Karena itu, Daniel Sandhika mengajak peserta melihat content creation sebagai skill yang bisa dipelajari.

Dalam sesi tersebut, Daniel membahas beberapa hal penting, antara lain:

  • cara menemukan ide konten;

  • menentukan topik yang relate dengan audiens;

  • membuat hook yang menarik;

  • menyusun alur konten;

  • membangun kepercayaan diri di depan kamera;

  • serta memulai perjalanan sebagai content creator sejak usia sekolah.

Daniel juga mendorong siswa-siswi untuk tidak hanya mengikuti tren. Sebaliknya, peserta perlu memahami pesan yang ingin disampaikan dan alasan audiens harus berhenti untuk melihat konten tersebut.

Sharing Session yang Interaktif dan Relate

Setelah sesi materi, acara berlanjut dengan sharing session.

Siswa-siswi mendapat kesempatan untuk bertanya, menyampaikan pengalaman, serta mendiskusikan tantangan saat membuat konten.

Suasana pun terasa santai karena Daniel membawakan materi dengan bahasa yang dekat dengan kehidupan remaja.

Melalui sesi ini, peserta tidak hanya menerima teori. Mereka juga memahami bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi konten yang menarik ketika kreator menyampaikan pesan dengan hook dan konsep yang jelas.

sharing session di event sekolah abby and gail

Games Seru dan Banyak Hadiah

Abby and Gail tidak hanya membawa materi edukatif.

Supaya acara tetap fun, tim juga menghadirkan berbagai games yang membuat siswa-siswi lebih aktif dan berani berinteraksi.

Para peserta berkesempatan mendapatkan banyak hadiah, seperti:

  • voucher skin analyzer;

  • voucher belanja;

  • free product;

  • serta hadiah menarik lainnya.

Format tersebut membuat proses belajar terasa lebih ringan. Di sisi lain, siswa-siswi tetap mendapatkan insight baru yang bisa langsung mereka praktikkan.

Guru SMKN 11 Bandung Sambut Positif Acara

Acara ini juga mendapat respons positif dari para guru.

Ibu Rudiah menilai materi yang disampaikan sangat relevan untuk siswa-siswi karena membuka wawasan baru tentang cara membuat konten.

“Keren banget dan pas buat anak-anak karena bisa belajar cara bikin konten. Tadinya saya juga nggak tahu, jadi tahu, seperti cara bikin story. Acaranya juga dibalut dengan games-games seru dan bagi-bagi banyak hadiah, mulai dari voucher skin analyzer, voucher belanja, dan free product,” ujar Ibu Rudiah.

Sementara itu, Ratna, guru pemasaran SMKN 11 Bandung, menilai acara seperti ini membantu siswa mendapatkan ilmu tambahan di luar pembelajaran sekolah.

“Bagus sekali acaranya karena anak-anak bisa dapat ilmu nggak cuma di sekolah, tapi juga dari luar. Pesannya, jangan sampai ini jadi yang terakhir,” kata Ratna.

Dua testimoni tersebut menunjukkan bahwa school event dapat menjadi ruang belajar alternatif yang tetap relevan dengan perkembangan industri kreatif dan digital.

Siswa-Siswi Dapat Ilmu dan Motivasi Baru

Para siswa juga memberikan respons yang positif.

Menurut mereka, acara tersebut terasa seru karena tidak hanya menyampaikan materi satu arah.

Peserta bisa bertanya, bermain, sekaligus mendapatkan pengetahuan baru tentang cara membuat konten.

Beberapa siswa mengaku semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan dan menjadi content creator yang lebih andal.

Selain itu, mereka mulai memahami bahwa membuat konten tidak sekadar merekam dan mengunggah video.

Kreator juga perlu menyusun konsep, memilih hook, serta memahami audiens yang ingin dijangkau.

Guru dan Siswa - Siswi Ikut Coba Skin Analyzer

Keseruan acara tidak hanya dirasakan siswa-siswi.

Abby and Gail juga memberikan kesempatan kepada para guru untuk mencoba skin analyzer secara gratis.

Melalui alat ini, peserta dapat melihat gambaran kondisi kulit wajah dan mengenali kebutuhan perawatan kulit dengan lebih terarah.

Aktivitas tersebut menjadi bagian dari edukasi self-care yang dibawa Abby and Gail dalam program Goes to School.

Dengan demikian, acara ini tidak hanya membahas dunia content creation, tetapi juga mengajak peserta lebih sadar terhadap pentingnya memahami kondisi kulit dan merawat diri.

siswa dan guru smkn 11 bandung coba skin analyzer di event sekolah abby and gail

AGoes to School Semester 1 Jadi Awal Perjalanan

Kunjungan ke SMKN 11 Bandung menjadi program AGoes to School Semester 1 sekaligus event sekolah pertama Abby and Gail.

Melalui program ini, Abby and Gail ingin menghadirkan materi yang dekat dengan kehidupan remaja, mulai dari content creation, personal branding, beauty, hingga self-care.

Program tersebut juga membuka ruang bagi siswa untuk:

  • belajar langsung dari praktisi;

  • berdiskusi tentang dunia kreatif;

  • memahami peluang menjadi content creator;

  • serta mengenal pentingnya merawat diri dan membangun kepercayaan diri.

Mengajak Remaja Bergabung dalam Komunitas Aganks

Abby and Gail juga membawa misi lain melalui program Goes to School, yaitu mengajak remaja bergabung dalam komunitas Aganks.

Aganks merupakan komunitas Abby and Gail yang menjadi tempat untuk belajar, sharing, saling support, serta mengikuti berbagai aktivitas seputar beauty, self-care, dan pengembangan diri.

Komunitas ini terbuka untuk cewek maupun cowok. Jadi, siapa pun bisa bergabung tanpa perlu merasa minder atau takut belum memahami dunia skincare dan beauty.

Lewat Aganks, Abby and Gail ingin membantu remaja menemukan lingkungan yang positif sekaligus memberikan akses ke berbagai aktivitas edukatif.

Kenapa Event Sekolah Seperti Ini Penting?

Sekolah memberikan fondasi ilmu yang penting. Namun, siswa juga membutuhkan pengalaman langsung dari praktisi untuk memahami perkembangan dunia kerja dan industri kreatif.

Melalui mini class content creator, siswa-siswi bisa melihat bahwa kemampuan membuat konten bukan sekadar hobi.

Skill tersebut juga berkaitan dengan komunikasi, pemasaran, kreativitas, dan personal branding.

Sementara itu, edukasi self-care membantu remaja memahami bahwa merawat diri tidak harus mengikuti tren.

Mereka perlu mengenali kebutuhan masing-masing dan membangun kebiasaan yang sehat.

Setelah SMKN 11 Bandung, kira-kira sekolah mana yang akan didatangi tim Abby and Gail pada Semester 2?

Kunjungi www.abbyandgail.com untuk mendapatkan informasi tentang komunitas dan kegiatan Abby and Gail berikutnya.

Abby and Gail — A Beauty Store for Everyone, Curated for You.

 

#Event
Buat Kamu

Artikel Lainnya

Ke semua artikel